Senin, 20 Juni 2016

PENGENALAN PASKIBRAKA

SEJARAH
Pengibar bendera pusaka yang pertama adalah bapal Latief Hendraningrat dan Suhud S. Menjelang HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-2, presiden Soekarno memanggil salah satu ajudannya yaitu Bapak Mayor (L) Husein Mutahar untuk bertugas menyiapkan dan memimpin upacara peringatan HUT  Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-2 dihalaman istana presiden Gedung Agung Yogyakarta tanggal 17 Agustus 1946.
        Gagasan yang ada dalam benak beliau adalah bahwa untuk menumbuhkan rasa persatuan bangsa, maka pengibaran bendera sebaiknya dilakukan oleh para pemuda se-Indonesia. Kemudian beliau memilih 5 orang pemuda  sebagai simbol Pancasila, 3 orang putri dan 2 orang  putra. Salah satunya adalah Titik Dewi pelajar SMA Sumatera Barat yang tinggal di Yogyakarta. Formasi pengibaran tersebut dilakukan juga pada tahun 1947 dan tahun 1948.
        Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia untuk pertama kalinya dilaksanakan di Istana Negara Jakarta tanggal 17 Agustus 1950 yang mana regu-regu pengibaran bendera ditentukan dan diatur oleh Rumah Tangga Kepresidenan.
        Tanggal 5 Agustus 1966 Bapak Husein Mutahar menjadi Direktur Jenderal Urusan Pemuda dan Layihan Pandu Indonesia/ Ditjen UDAKA, yang salah satu kegiatannya adalah latihan Pandu Iindonesia ber- Pancasila, sempat dua kali diadakan yaitu 1966-1967, kemudian diujicobakan untuk kurikulum pembinaan Pasukan Pengerek Bendera Pusaka tahun 1967, dengan menggunakan Sistem Pendekatan Keluarga Bahagia yang penerapannya berupa Desa bahagia.
         Tahun 1967 H. Mutahar dipanggil oleh Presiden Soeharto untuk menyiapkan pelaksanaan pengibaran Bendera Pusaka pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dengan ide dasar tahun 1946,  maka beliau mengembangkan menjadi 3 kelompok :
·  Kelompok 17             Pengiring  (pemandu)
·  Kelompok 8   Pembawa (Inti)
·  Kelompok 45 Pengawal
Kelompok  ini melambangkan/bermakna hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.
        Tahun 1967 sampai dengan 1972 anggota yang terlibat dalam pengibaran Bendera Pusaka disebut Pasukan Pengerek Bendera Pusaka  (PASERAKA). 
         Pada tahun 1973 Bapak Idik Sulaeman melontarkan nama Pasukan Pengibar bendera Pusaka (PASKIBRAKA).

 

PENGERTIAN

PASKIBRAKA adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Satu pasukan pemuda dari seluruh Indonesia yang mewakili propinsi dengan jumlah 54 orang, bertugas untuk mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka, atau pemuda perwakilan daerah tingkat I dan daerah tingkat II untuk bertugas didaerahnya masing-masing.

DASAR
1.     Rasa senasib, sepenanggungan dan seperjuangan
2.     Rasa persaudaraan dan kekeluargaan
3.     Rasa persatuan dan kesatuan menuju pertahanan dan ketahanan

 

MAKSUD

Diadakannya PASKIBRAKA adalah untuk menumbuhkan kembali jjiwa pandu, yang mana bila dia pandu adalah:
·  Pembuat karya
·  Pelopor perjuangan bangsa
·  Pemacu semangat
·  Pertahanan negeri
·  Pembentuk persaudaraan
·  Pembentuk persatuan dan kesatuan pemuda
·  Jiwa pandu yang tercermin dari bara api yang dibentuknya, bara   api itu semakin membara apabila dipadukan seluruhnya dan ia akan membentuk satu jiwa, yaitu jiwa KORSA (Komando Satu Rasa) ;
- Berani                               
- Disiplin
- Kritis                                 
- Bertata krama
- Kreatif                               
- Non-pribadi
- Dan sebagainya

TUJUAN
1.   Membentuk pemuda yang bermental baik
2.   Membentuk persaudaraan antara pemuda
3.   Menjadikan pemuda sebagai pelopor dan pandu ibu pertiwi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar